Pria Sragen Ubah Biji Kapuk Jadi Minyak Goreng, Bagaimana Caranya?

Sukarno mampu menyulap biji kapuk menjadi minyak goreng curah di tengah kenaikan harga minyak. Dulu minyak yang dirintis sejak delapan tahun ini tidak dilirik masyarakat, namun di saat kondisi sulit seperti ini, Sukarno mengaku banjir pesanan.


Melansir Merdeka.com, Minyak biji kapuk produksi warga Kabupaten Sragen ini bisa menjadi alternatif, di tengah kelangkaan hingga mahalnya minyak goreng di pasaran.

Pria kreatif yang membuat minyak dari biji kapuk randu atau sering disebut klentheng ini bernama Sukarno (49), warga Dukuh Bunder RT 15 RW 03 Desa Kedung Waduk, Kecamatan Karangmalang.

Dia mampu menyulap biji kapuk menjadi minyak goreng curah di tengah kenaikan harga minyak. Dulu minyak yang dirintis sejak delapan tahun ini tidak dilirik masyarakat, namun di saat kondisi sulit seperti ini, Sukarno mengaku banjir pesanan.

Pengolahan biji kapuk yang sering dibuang di tempat sampah dan menjadi limbah, termasuk sederhana dan mudah dilakukan.

"Dulu biji klentheng kan ini termasuk limbah, jadi dulu kan yang diambil cuma kapuknya saja," kata Sukarno saat ditemui ditemui di rumahnya, Selasa (22/3).