Meski Tubuh Penuh Tato, Pria Ini Tetap Berbakti Cium Kaki Kedua Orangtua

Penampilan tidak selalu mencerminkan perilaku seseorang. Seperti pria yang ditemui politisi Gorka Dedi Muliadi di bawah ini.

Melansir Merdeka, lengannya dipenuhi tato. Namun, dia tetap menghormati orang tuanya ketika dia mendapatkan uang bisnis.

Penasaran dengan momen yang membuat Dedi tertawa? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini, dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Minggu (6/3).

Penyesalan memang selalu datang terlambat. Hal itu pun selayaknya yang dirasakan pria berambut panjang ini.

Di usia 20 tahun, ia rela ditato. Kini, ia justru menyesal mendapatkan tato yang tergambar di sejumlah anggota tubuhnya.

"Biasa pak (tato) slank dan naga, ini saja menyesal  pak," ungkapnya saat ditanya Dedi.

Selain tato, pria itu pun juga mengenakan anting demi menunjang penampilan semasa muda. Melihat penampilan pria tersebut, Dedi lantas berpesan agar dirinya tetap mengutamakan keluarga.

"Pakai anting ini karena gaul pak waktu bujangan," jelasnya.

"Yang penting penampilan boleh begini tapi yang penting perilakunnya keren, sama istrinya sayang, sama orangtua sayang jangan suka melihat orang dari penampilannya tapi orang melihat dari kehidupan kesehariannya," kata Dedi.

Sehari-hari, kini pria tersebut mengumpulkan sampah demi menghidupi keluarga. Setiap hari, ia mengungkap mampu mendapatkan Rp20 ribu.

"Narik sampah pak. Alhamdulillah dapat 20 ribu, sebulan 600 ribu," terangnya.

Meski pekerjaannya tak banyak mendatangkan uang, namun ia tetap merasa bersyukur. Salah satu caranya yakni merasa cukup dengan apa yang diperoleh dari hasil kerja kerasnya.

"Cukup?" tanya Dedi.

"Alhamdulillah pak," katanya.

Tak terkira, kala itu merupakan suatu keberuntungan bagi sosok pria bertato tersebut. Mantan Bupati Purwakarta itu memberikan modal usaha secara cuma-cuma.

"Ini saya kasih modal buat jualan, mau jualan apa?" tanya Dedi.

"Sosis pak," jawabnya.

"Ini cukup?" tanya Dedi kembali.

Senyum kebahagiaan pun terukir di wajah pria tersebut. Ia tak segan untuk segera mencium tangan kedua orangtua sesaat setelah Dedi berucap.

"Rezeki tidak terkira ya. Terima kasih sama bapaknya, kalau gak ketemu sama bapak, saya gak akan ketemu sama kamu," kata Dedi.

Tanpa rasa sungkan, pria itu lantas mencium kaki sang ayah. Secara bergantian, ia kemudian melakukan hal serupa kepada sang ibunda yang membuat Dedi terharu.