Anies Jelaskan Jakarta 'Semakin Tidak Macet', Sesuai Fakta di Lapangan?

Data yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencantumkan peringkat kemacetan Jakarta yang saat ini berada di urutan ke-46, turun 15 peringkat dari tahun 2020. Judul datanya adalah "Jakarta tidak macet".

Terlihat di akun Instagram pribadinya, Jumat (11/2/2022), Anies kembali mengunggah postingan @dkijakarta dengan data yang diunggah. Data kemacetan didasarkan pada pengukuran dari Indeks Lalu Lintas TomTom.

Menurut laporan, Jakarta saat ini berada di peringkat 46 dari total 404 kota.

Berikut data kemacetan lalu lintas di Jakarta tahun 2017-2021:

2017: tingkat kemacetan 61%, peringkat ke-4 dalam kategori kota paling padat di dunia

2018: tingkat kemacetan 53%, tanggal 7

2019: tingkat kemacetan 53%, tanggal 10

2020: kemacetan 36%, tanggal 31

2021: Peringkat 46 dengan tingkat kemacetan 34%.

"Sejak 2017, peringkat Jakarta terus membaik. Pada 2020, Jakarta berhasil keluar dari peringkat 10 besar kota termacet di dunia. Kini Jakarta berada di peringkat 46 dengan tingkat kemacetan menurun 2 persen dibanding tahun sebelumnya," bunyi data tersebut.